ANAK KULIAH JAMAN SEKARANG

Beberapa hari belakangan ini saya bolak balik ke sebuah fakultas di universitas yang tidak dapat saya sebutkan namanya disini, yaitu Institut Teknologi Bandung. ehh…kesebut. Ma’af……..
Seperti biasanya, saya masuk dari parkiran motor sehingga saya melewati selasar-selasar fakultas yang mengingatkan akan masa kuliah dulu. ehem……… suasananya masih mirip. banyak mahasiswa/i yang duduk berselonjor di lantai sambil bersandar di tembok., ga taw lg paan.

Bedanya, kalo dulu pas saya kuliah kami mengerjakan tugas bermodalkan buku tulis dan pulpen/pensil (itu juga dipinjem karena biasanya males bawa), maka mereka mengerjakan tugas dengan laptop! Akh,,, biasa……..

Maka pemandangan yang mirip sekaligus memiliki jurang pun terhampar. sepanjang selasar banyak sekali mahasiswa duduk berselonjor asik dengan laptopnya. dulu, paling satu dua. itu juga bener-bener tajir kali, baru bawa laptop.tp sekarang ……….udah ga usah di bahas, paling karena teknologi. Tp setelah saya lihat ternyata banyak dari antara mereka buka laptop hanya tuk FS, FB,YM pasti anda dah tau apa itu semua. huh….negaraku………

Mungkin anak kuliah jaman sekarang mengumpulkan tugas dengan flashdisk, tidak seperti jaman saya dulu yang pake disket 5 biji, dengan resiko gak bisa dibuka karena isinya satu file besar dipotong jadi 5 ke masing2 disket itu dengan winzip 3.0.

Ketika saya pulang, saya berpapasan dengan segerombolan anak mahasiswa yang menuju lapangan badminton. melihat mereka pun saya menjadi pangling. yea, anak mahasiswa sekarang benar-benar beda ya. terlihat dari gaya rambut mereka yang sangat trendy. sehinggga ‘what you see in mall is what you see in campus too’

Dulu, jaman saya kuliah, mungkin kami terlalu sibuk melakukan demo agar Soeharto turun. sehingga tidak sempat mengurus rambut. saya jadi berpikir keras, model rambut apa yang ngetren pada tahun 97-98.

Jadi intinya mahasiswa sekarang banyak yang rabun matanya itu karena terlalu lama di depan laptop,seperti yang terjadi di kampus saya. Wahai mahasiswa……mari kita bangun bangsa ini dengan teknologi.

3 April 2009 at 4:37 pm Tinggalkan komentar

Budidaya Cabai Kriting Sistim MPHP

Pokok bahasan:

1. Persiapan lahan

2. Pemasangan mulsa plastik

3. Penanaman

4. Pemeliharaan

a) Pemasangan ajir

b) Pengairan

c) Perempelan

d) Pemupukan tambahan

e) Pengendalian hama penyakit

6. Pemanenan

18 Februari 2009 at 12:26 pm 1 komentar

mau percaya diri?????

Kalau banyak dari kita membeli barang-barang mahal nan mewah, sebut saja tas mahal, mobil mahal, sepatu mahal, bahkan punya rumah mahal di daerah kelas atas, maka dari sejuta alasan yang akan diberikan, jika Anda menanyakan mengapa mereka membelinya,pasti banyak mengatakan ingin menambah percaya diri.

padalah seseorang di katakan percaya diri harus memiliki karakteristik di bawah ini:

  • Percaya akan kompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan, penerimaan, atau pun rasa hormat orang lain

  • Tidak terdorong untuk menunjukkan sikap konformis demi diterima oleh orang lain atau kelompo, seperti memamerkan kakayaan.

  • Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain – berani menjadi diri sendiri

  • Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil)

  • Memiliki internal locus of control (memandang keberhasilan atau kegagalan, tergantung dari usaha diri sendiri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak tergantung/mengharapkan bantuan orang lain)

  • Mempunyai cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, ornag lain dan situasi di luar dirinya

  • Memiliki harapan yang realistik terhadap diri sendiri, sehingga ketika harapan itu tidak terwujud, ia tetap mampu melihat sisi positif dirinya dan situasi yang terjadi.

jika anda ingin percaya diri anda harus ingat point-point di atas, saya yakin anda mempunyai jiwa percaya diri yang tinggi.

selamat mencoba…..!!!!!!!!!!!!!!!

17 Desember 2008 at 11:37 am Tinggalkan komentar

batak simalungun menikah

Upacara adat perkawinan masyarakat Simalungun selalu bermuara pada unsur fungsional dari sistem sosial “tolu sahunduran” yakni tondong boru dan sanina. Tondong merupakan anggota kerabat yang berstatus sebagai pemberi putri atau calon pengantin perempuan. Boru adalah anggota kerabat yang berstatus sebagai penerima istri. Dengan demikian status boru dan tondong muncul karena hubungan perkawinan. Sementara sanina adalah hubungan sedarah karena memiliki satu keturunan atau klen, Pada sistem perkawinan adat masyarakat Simalungun mempunyai tahapan yakni tahapan adat dan non adat. Tahapau yang non adat termasuk di dalamnya perpadanan ni naposo ‘janji pemuda/i’ dan mambere goloman ‘memberi ikatan’ yang hanya menyangkut kedua keluarga pihak laki-laki dan perernuan, Tahap yang bernuansa adat yang melibatkan unsur dalihan natolu adalah pajabu parsahapan dan maralop. Pajabu parsahapan ‘pembicaraan adat’ merujuk pada pembicaraan uang mahar yang akan disepakati. Apabila telah disepakati maka akan dilanjutkan pada pelunasan sekaligus membayar adat yang disebut dengan maralop ‘menjemput; pengantin perempuan. Bagi masyarakat Simalungun acara puncak adat upacara perkawinan adalah maralop. Penelitian ini menyangkut ragam bahasa dalam tesis ini mencakup penggunaan pilihan kata, frasa, idiom atau kata sapaan, Kata dikaji dari sudut morfologis, Frase dan idiom dari sudut sintaksis dan ungkapan Selia kata sapaan dari sudut semantis bahasa dengan status pameran apakah tondong,boru dan sanina. adat

15 Desember 2008 at 8:12 pm 2 komentar

kultur jaringan

Deskripsi

images1

Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi, sel, protoplasma, jaringan, dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik,sehi

ngga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali.

Beberapa hal penting yang perlu di ketahui dalam kultur jaringan yaitu:

1. Eksplan ,adalah bagian tanaman yang dipergunakan sebagai belahan awal untuk perbanyakan tanaman. Faktor eksplan yang penting adalah genotipe/varietas, umur eksplan, letak pada cabang, dan seks (jantan/betina). Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagi eksplan adalah pucuk muda, batang muda, daun muda, k

otiledon, hipokotil, endosperm, ovari muda,

anther, embrio, dll.

2. Media Tumbuh, Di dalam media tumbuh mengandung komp

osisi garam anorganik, zat pengatur tumbuh, dan bentuk fisik media. Terdapat 13 komposisi media dalam kultur jaringan, antara lain: Murashige dan Skoog (MS), Woody Plant Medium (WPM), Knop, Knudson-C, Anderson dll. Media yang sering digunakan secara luas adalah MS.media

3. Zat Pengatur Tumbuh TanamanFaktor yang perlu diperhatikan dalam penggu

naan ZPT adalah konsentrasi, urutan penggunaan dan periode masa induksi dalam kultur tertentu. Jenis yang sering digunakan adalah golongan Auksin seperti Indole Aceti Acid(IAA), Nap

thalene Acetic Acid (NAA), 2,4-D, CPA dan Indole Acetic Acid (IBA).

Golongan Sitokinin seperti Kinetin, Benziladenin (BA), 2I-P, Zeatin, Thidiazuron, dan PBA. Golongan Gibberelin seperti GA3. Golongan zat penghambat tumbuh seperti Ancymidol, Paclobutrazol, TIBA, dan CCC.

4.Lingkungan Tumbuh

Lingkungan tumbuh yang dapat mempengruhi regenerasi tanaman meliputi temperatur, panjang penyinaran, intensitas penyinaran, kualitas sinar, dan ukuran wadah kultur.kultur1

15 Desember 2008 at 7:36 pm Tinggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

15 Desember 2008 at 11:37 am 3 komentar


Desember 2016
S S R K J S M
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 6,997 hits